Dukung Kami :

@dinolefty

Support This Blog

@dinolefty
Showing posts with label France. Show all posts
Showing posts with label France. Show all posts

March 07, 2014

200 Pemain Terbaik Piala Dunia Sepanjang Masa - 197. Raymond Kopa, Gelandang Serang, (Prancis, 1954–1958)

Piala Dunia 2014 di Brazil tinggal 98 hari lagi. Kompetisi sepakbola terbesar di dunia yang dilakukan setiap empat tahun sekali ini akan kembali digelar. Brazil sebagai tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia akan menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya. Brazil menjadi tuan rumah pertama kali di tahun 1950. 

Banyak kenangan dan sejarah terkait Piala Dunia. Brazil menjadi juara lima kali, Gol tangan tuhan Diego Maradona, Pele yang membawa Brazil juara Piala Dunia tiga kali dan masih banyak lagi. Perdebatan panjang tentang siapa pemain terbaik dalam sejarah Piala Dunia selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Sebagian menyebut Diego Maradona dari Argentina, sebagian lagi menyebut Pele dari Brazil. Setiap orang punya alasan masing-masing. 
@Football_indo telah melakukan Riset terkait pemain terbaik Piala Dunia sepanjang masa. Perhitungan pemain dilakukan berdasarkan Dekade bermain pemain tersebut, Posisi bermain, Jumlah Gol, Assist, terlibat dalam tim yang menang atau seri, Clean Sheet (tidak kebobolan), menjadi Kapten, menjadi pemain inti dalam tim peringkat 1-4, anggota team of the tournament, penghargaan individu (Top Skor, Pemain Terbaik, Pemain Muda terbaik, Kiper Terbaik), Kartu kuning, kartu merah, menit bermain. Semua faktor tadi menjadi penilaian dalam membuat list ini. 
Beberapa nama besar ternyata tidak muncul dalam list kali ini. Begitu juga dengan munculnya beberapa nama yang mungkin tidak pernah disebut-sebut dalam berita mainstream sebelumnya. Ya, pemain yang underachiever , mereka berkontribusi besar untuk tim, namun seringkali tidak mendapat pengakuan atas pencapaian mereka. 
Penasaran dengan daftar top 200 pemain terbaik Piala Dunia sepanjang masa ini ini ? . Daftar akan diupdate setiap hari hingga dimulainya Piala Dunia 2014. Mari kita ikuti :) 



197. Raymond Kopa (Prancis, 1954 – 1958),  
Gelandang serang timnas Prancis di Piala Dunia 1954 dan 1958. Terlahir dengan nama Raymond Kopaszewski pada 13 Oktober 1931 di Nœux-les-Mines, Pas-de-Calais, Prancis dari pasangan imigran keturunan Polandia. Pemain bertubuh kecil dengan tinggi 169 cm ini menjadi pemain penting di timnas Prancis di era 1950-an. Ia dijuluki “Napoleon of Football”. Raymond Kopa bermain sebagai Playmaker dalam timnas Prancis. Sebelum era Michel Platini dan Zinedine Zidane, Raymond Kopa adalah idola masyarakat Prancis.

Raymond Kopa membawa Stade Reims menjadi Runner Up European Cup (setara dengan UEFA Champions League) pada tahun 1956. Reims dikalahkan Real Madrid 3-4 di babak final. Ia lalu dibeli oleh Real Madrid tahun 1956. Raymond Kopa bersama Ferenc Puskas dan Alfredo di Stefano berhasil membawa Real Madrid merajai Eropa dengan menjuarai European Cup 1957, 1958 dan 1959. 

Raymond Kopa beraksi dengan seragam Tim Nasional Prancis


 Kopa bermain dalam Piala Dunia 1954 dan 1958. Ia bermain 8 kali di Piala Dunia dan mencetak total 4 gol, 1 gol di tahun 1954 dan 3 gol di Piala Dunia 1958. Ia berhasil membawa Prancis menjadi juara ketiga Piala Dunia 1958. Pada turnamen ini, Ia juga terpilih sebagai salah satu anggota “Team of the Tournament”. Kopa bermain di timnas Prancis sebanyak 45 kali, mencetak 18 gol antara tahun 1952 hingga 1962. Keberhasilan Raymond Kopa membawa Real Madrid juara European Cup  dan peringkat ketiga Piala Dunia 1958 membuat Ia mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik dunia tahun 1958 versi France Football (Ballon d’Or). Pada tahun 1970, Ia menjadi pemain sepakbola Prancis pertama yang mendapatkan gelar Legion d'Honneur dari pemerintah Prancis. 

Raymond Kopa


Lihat Juga :
198. Viliam Schrojf (Cekoslowakia, 1954, 1958, 1962)
199. Milutin “Milutinac” Ivkovic (Yugoslavia,1930) 

200. Jan Jongbloed (Belanda, 1974 – 1978) 

 


May 26, 2008

Provisional France Squad (30 Players)

Here is list of 30 players of France squad for Euro 2008. The list will be reduced to 23 man squad, before May 28.
Raymond Domenech left out Juventus Star striker, David Trezeguet, who scores 20 goals in serie A this season. Instead of Trezeguet, Domenech picked St Etienne striker, Bafetimbi Gomis.
Arsenal left back, Gael Clichy, who has impressive season in Arsenal also left out. But, William Gallas included in this squad.

Goalkeepers: Gregory Coupet (Olympique Lyon), Sebastien Frey (Fiorentina), Mickael Landreau (Paris St Germain), Steve Mandanda (Olympique Marseille).
Defenders: Eric Abidal (Barcelona), Jean-Alain Boumsong (Lyon), Francois Clerc (Lyon), Sebastien Squillaci (Lyon), William Gallas (Arsenal), Julien Escude (Sevilla), Patrice Evra (Manchester United), Philippe Mexes (AS Roma), Willy Sagnol (Bayern Munich), Lilian Thuram (Barcelona).
Midfielders: Alou Diarra (Girondins Bordeaux), Lassana Diarra (Portsmouth), Mathieu Flamini (Arsenal), Claude Makelele (Chelsea), Jeremy Toulalan (Lyon), Patrick Vieira (Inter Milan).
Forwards: Nicolas Anelka (Chelsea), Hatem Ben Arfa (Lyon), Karim Benzema (Lyon), Sidney Govou (Lyon), Djibril Cisse (Marseille), Samir Nasri (Marseille), Bafetimbi Gomis (St Etienne), Thierry Henry (Barcelona), Florent Malouda (Chelsea), Franck Ribery (Bayern Munich).
 

Evra ready for Les Bleus battle



Patrice Evra admits he still does not expect a spot in the France starting XI despite having just won the Champions League and Premier League.The 27-year-old left Manchester United's double celebrations to join up with Raymond Domenech's provisional 30-man squad as they prepare to face Italy, Holland and Romania in the group stage at Euro 2008. 

But despite joining the squad as one of this season's most successful players at club level, Evra admits he has some way to go before he sees himself on the same level as some of his more established team-mates in Les Bleus' squad. 

"I'm not going to expect a place in the starting XI just because I'm a European champion," Evra told a press conference at the France national team camp.
"I've come here with more confidence and I'm going to show that up to the (opening) match with Romania (on June 9). 

"But I don't feel like an international. I don't even have 10 caps, I've only got nine. An international is someone who has had a great tournament."
Evra has international team-mate Nicolas Anelka to thank in part for his European Cup victory, after the Chelsea striker saw his sudden-death penalty saved by United keeper Edwin van der Sar

But the French left-back thinks Chelsea captain John Terry, who missed the chance to win the shootout when he hit the post with their fifth spot-kick, was most culpable.
"In England they want to say that (we won) because of Nico, but as far as I'm concerned the decisive penalty was John Terry's," he continued. 

"When Terry slipped I knew that we were going to win. I knew nothing could stop us."
Now Evra is just as confident of continuing this season's success in Austria and Switzerland, where he believes the World Cup runners-up will be one of the favourites to win.
"All our players play in the biggest clubs in Europe, and the Lyon players are seven times champions of France," he explained. 

"France has a good chance of winning this European Championship. It's up to us to believe in our potential, because every player in our squad strikes fear into our opponents."