Dukung Kami :

@dinolefty

Support This Blog

@dinolefty
Showing posts with label World Cup 1990. Show all posts
Showing posts with label World Cup 1990. Show all posts

March 26, 2014

200 Pemain Terbaik Piala Dunia Sepanjang Masa - 181. Sergio Goycochea, Kiper, (Argentina, 1990 dan 1994)

Piala Dunia 2014 di Brazil tinggal 78 hari lagi. Kompetisi sepakbola terbesar di dunia yang dilakukan setiap empat tahun sekali ini akan kembali digelar. Brazil sebagai tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia akan menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya. Brazil menjadi tuan rumah pertama kali di tahun 1950. 

Banyak kenangan dan sejarah terkait Piala Dunia. Brazil menjadi juara lima kali, Gol tangan tuhan Diego Maradona, Pele yang membawa Brazil juara Piala Dunia tiga kali dan masih banyak lagi. Perdebatan panjang tentang siapa pemain terbaik dalam sejarah Piala Dunia selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Sebagian menyebut Diego Maradona dari Argentina, sebagian lagi menyebut Pele dari Brazil. Setiap orang punya alasan masing-masing. 

@Football_indo telah melakukan Riset terkait pemain terbaik Piala Dunia sepanjang masa. Perhitungan pemain dilakukan berdasarkan Dekade bermain pemain tersebut, Posisi bermain, Jumlah Gol, Assist, terlibat dalam tim yang menang atau seri, Clean Sheet (tidak kebobolan), menjadi Kapten, menjadi pemain inti dalam tim peringkat 1-4, anggota team of the tournament, penghargaan individu (Top Skor, Pemain Terbaik, Pemain Muda terbaik, Kiper Terbaik), Kartu kuning, kartu merah, menit bermain. Semua faktor tadi menjadi penilaian dalam membuat list ini. 
Beberapa nama besar ternyata tidak muncul dalam list kali ini. Begitu juga dengan munculnya beberapa nama yang mungkin tidak pernah disebut-sebut dalam berita mainstream sebelumnya. Ya, pemain yang underachiever, mereka berkontribusi besar untuk tim, namun seringkali tidak mendapat pengakuan atas pencapaian mereka. 

Penasaran dengan daftar top 200 pemain terbaik Piala Dunia sepanjang masa ini ini ? . Daftar akan diupdate setiap hari hingga dimulainya Piala Dunia 2014. Mari kita ikuti :)

181. Sergio Goycochea (Argentina, 1990 dan 1994) 
Sergio Goycochea
Kiper Argentina di Piala Dunia 1990. Sergio Goycochea lahir di Zarate, Buenos Aires, Argentina pada 17 Oktober 1963. Dia adalah kiper Argentina di Piala Dunia 1990. Ia terkenal karena kemampuannya menahan tendangan penalti lawan. Ia juga terkenal sebagai seorang model. Sergio Goycochea punya kebiasaan unik. Ia akan mengencingi lapangan sebelum Ia menghadapi penalti lawan. Kebiasaan ini berawal ketika babak perempat final Piala Dunia 1990, melawan Yugoslavia. Peraturan melarang pemain untuk meninggalkan lapangan sebelum Adu penalti dilakukan. Ketika itu Goycochea “kebelet” ingin membuang air kecil. Namun, karena peraturan tidak mengizinkan, Ia terpaksa kencing di lapangan. Dan ternyata, hasilnya Argentina menang. Hal yang sama juga terjadi di babak semifinal ketika melawan Italia. Goycochea kembali mengulangi aksi kencing di lapangan, dan hasilnya seperti diketahui, Argentina kembali menang. Sejak saat itu, Goycochea percaya bahwa mengencingi lapangan sebelum Adu Penalti akan membawa keberuntungan. Kebiasaan ini dilakukan hampir sepanjang karirnya sebagai kiper.  

Tim Argentina di Final Piala Dunia 1990
Pada Piala Dunia 1990, pada awalnya Goycochea bukanlah pilihan utama. Kiper utama Argentina di awal kompetisi adalah Nery Pumpido. Pada pertandingan kedua di babak penyisihan grup melawan Uni Sovyet, Pumpido mengalami cedera yang membuat Ia harus digantikan oleh Goycochea. Ternyata justru Goycochea selama Piala Dunia menjadi bintang yang berhasil membawa Argentina melaju ke babak final Piala Dunia 1990.

Ia bermain 6 kali di Piala Dunia 1990 dan hanya kebobolan 3 gol. Selama Goycochea menjadi kiper di Piala Dunia, Argentina tidak pernah kebobolan lebih dari 1 gol. Aksi heroik Goycochea di Piala Dunia 1990 mulai terasa di babak 16 besar ketika melawan Brazil. Ia berhasil bermain gemilang, menahan gempuran pemain-pemain Brazil. Di Babak 8 besar melawan Yugoslavia, Argentina bermain imbang 0-0. Pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Goycochea menjadi pahlawan dan Argentina menang adu penalti 3-2. Aksi heroiknya kembali terjadi di babak semifinal melawan tuan rumah Italia. Skor berakhir 1-1 hingga akhir babak perpanjangan waktu. Argentina kembali menghadapi Adu Penalti, kali ini melawan Italia. Di babak adu penalti, Goycochea berhasil menahan tendangan Roberto Donadoni dan Aldo Serena. Argentina kembali menang 4-3 di babak adu penalti. 

Sergio Goycochea di Piala Dunia 1990
Diego Maradona dan Sergio Goycochea di Piala Dunia 1990


Tendangan Penalti Andreas Brehme di Final Piala Dunia 1990

     
Partai puncak final Piala Dunia 1990 akan selalu dikenang sebagai partai yang kontroversial. Argentina yang mengalahkan tuan rumah Italia di babak semifinal, seakan dibuat “harus kalah”. Dua pemain Argentina di kartu merah oleh wasit. Lebih tragis lagi, gol kemenangan Jerman Barat dicetak lewat titik penalti. Gol tendangan penalti Andreas Brehme berhasil ditebak arahnya dan hampir menyentuh tangan Goycochea, namun tendangan Andrea Brehme terlalu cepat untuk bisa ditahan. Gol tunggal Brehme membawa Jerman Barat menang 1-0 dan menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya. Aksi gemilang Sergio Goycochea selama Piala Dunia 1990 ini membuat ia terpilih sebagai Kiper terbaik di Piala Dunia 1990. Sergio Goycochea juga terpilih dalam tim Piala Dunia 1994, namun Ia tidak bermain, karena pilihan utama di posisi Kiper ketika itu adalah Luis Islas. Sergio Goycochea bermain 44 kali untuk timnas Argentina dari tahun 1988 hingga 1994. Ia juga berhasil membawa Argentina menjadi Juara Copa America tahun 1993. 

Lihat Juga :
Sergio Goycochea

March 18, 2014

200 Pemain Terbaik Piala Dunia Sepanjang Masa - 186. Terry Butcher, pemain belakang (Inggris, 1982, 1986 dan 1990)

Piala Dunia 2014 di Brazil tinggal 86 hari lagi. Kompetisi sepakbola terbesar di dunia yang dilakukan setiap empat tahun sekali ini akan kembali digelar. Brazil sebagai tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia akan menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya. Brazil menjadi tuan rumah pertama kali di tahun 1950. 

Banyak kenangan dan sejarah terkait Piala Dunia. Brazil menjadi juara lima kali, Gol tangan tuhan Diego Maradona, Pele yang membawa Brazil juara Piala Dunia tiga kali dan masih banyak lagi. Perdebatan panjang tentang siapa pemain terbaik dalam sejarah Piala Dunia selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Sebagian menyebut Diego Maradona dari Argentina, sebagian lagi menyebut Pele dari Brazil. Setiap orang punya alasan masing-masing. 
@Football_indo telah melakukan Riset terkait pemain terbaik Piala Dunia sepanjang masa. Perhitungan pemain dilakukan berdasarkan Dekade bermain pemain tersebut, Posisi bermain, Jumlah Gol, Assist, terlibat dalam tim yang menang atau seri, Clean Sheet (tidak kebobolan), menjadi Kapten, menjadi pemain inti dalam tim peringkat 1-4, anggota team of the tournament, penghargaan individu (Top Skor, Pemain Terbaik, Pemain Muda terbaik, Kiper Terbaik), Kartu kuning, kartu merah, menit bermain. Semua faktor tadi menjadi penilaian dalam membuat list ini. 
Beberapa nama besar ternyata tidak muncul dalam list kali ini. Begitu juga dengan munculnya beberapa nama yang mungkin tidak pernah disebut-sebut dalam berita mainstream sebelumnya. Ya, pemain yang underachiever , mereka berkontribusi besar untuk tim, namun seringkali tidak mendapat pengakuan atas pencapaian mereka. 

Penasaran dengan daftar top 200 pemain terbaik Piala Dunia sepanjang masa ini ini ? . Daftar akan diupdate setiap hari hingga dimulainya Piala Dunia 2014. Mari kita ikuti :)



186. Terry Butcher (Inggris, 1982, 1986 dan 1990). 
Bek Inggris di Piala Dunia 1982, 1986 dan 1990. Terry Butcher lahir pada 28 Desember 1958 di Singapura. Butcher dikenal sebagai tipe bek klasik yang bermain dengan keras, penuh determinasi, cepat dan tanpa kompromi. Butcher menghabiskan 10 tahun karir awalnya di Klub Ipswich Town.

Ia akan selalu dikenang pendukung Inggris karena aksi heroiknya di Babak Penyisihan Piala Dunia 1990 ketika melawan Swedia di Stockholm tahun 1989. Swedia butuh kemenangan untuk lolos ke Piala Dunia, sebaliknya Inggris hanya butuh hasil imbang. Pada pertandingan yang berakhir 0-0 itu, Butcher mengalami cedera, luka robek pada kepalanya. Ia tetap bermain meskipun darah terus mengalir dari kepalanya. Ketika pertandingan selesai, baju putih timnas Inggris yang dia pakai berubah menjadi merah karena darah. Dengan hasil imbang, Inggris berhasil lolos ke Piala Dunia 1990. Foto Terry Butcher dengan kepala berlumuran darah dan baju putih nya yang berubah menjadi merah menjadi salah satu foto paling ikonik dalam sejarah sepakbola. 

Terry Butcher setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia 1990. Swedia 0 - 0 Inggris
Photo yang ditandatangani oleh Terry Butcher

Terry Butcher bermain 14 kali di Piala Dunia. Ia bermain di Piala Dunia 1982, 1986 dan 1990. Ia adalah bek termuda Inggris dalam jajaran 4 starter di posisi bek timnas Inggris pada Piala Dunia 1982. Pada Piala Dunia 1986, Ia gagal mengawal Diego Maradona pada babak perempat final yang dimenangkan Argentina 2-1. Di Piala Dunia 1990, setelah Bryan Robson cedera, Butcher menjadi Kapten Inggris selama Turnamen. Ia berhasil membawa Inggris menjadi juara keempat Piala Dunia 1990.  
Terry Butcher dan Olaf Thon dalam pertandingan Semi Final Piala Dunia 1990
Terry Butcher, bermain 14 kali di Piala Dunia
Terry Butcher bermain 77 kali dan mencetak 3 gol selama 10 tahun karirnya di timnas Inggris. Ia membela Inggris dari tahun 1980 hingga 1990. Setelah Piala Dunia 1990, Terry Butcher menyatakan pensiun dari timnas Inggris. Butcher adalah bek yang tidak tergantikan di timnas Inggris selama dekade 1980-an. Pada 15 November 1990, Butcher menjadi pelatih termuda di Liga Inggris ketika ia dikontrak oleh Coventry City sebagai Pemain-Pelatih di usia 31 tahun.

Lihat Juga :
 

March 17, 2014

200 Pemain Terbaik Piala Dunia Sepanjang Masa - 188. Thomas Brolin, Striker, (Swedia, 1990–1994)

Piala Dunia 2014 di Brazil tinggal 87 hari lagi. Kompetisi sepakbola terbesar di dunia yang dilakukan setiap empat tahun sekali ini akan kembali digelar. Brazil sebagai tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia akan menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya. Brazil menjadi tuan rumah pertama kali di tahun 1950. 

Banyak kenangan dan sejarah terkait Piala Dunia. Brazil menjadi juara lima kali, Gol tangan tuhan Diego Maradona, Pele yang membawa Brazil juara Piala Dunia tiga kali dan masih banyak lagi. Perdebatan panjang tentang siapa pemain terbaik dalam sejarah Piala Dunia selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Sebagian menyebut Diego Maradona dari Argentina, sebagian lagi menyebut Pele dari Brazil. Setiap orang punya alasan masing-masing. 
@Football_indo telah melakukan Riset terkait pemain terbaik Piala Dunia sepanjang masa. Perhitungan pemain dilakukan berdasarkan Dekade bermain pemain tersebut, Posisi bermain, Jumlah Gol, Assist, terlibat dalam tim yang menang atau seri, Clean Sheet (tidak kebobolan), menjadi Kapten, menjadi pemain inti dalam tim peringkat 1-4, anggota team of the tournament, penghargaan individu (Top Skor, Pemain Terbaik, Pemain Muda terbaik, Kiper Terbaik), Kartu kuning, kartu merah, menit bermain. Semua faktor tadi menjadi penilaian dalam membuat list ini. 
Beberapa nama besar ternyata tidak muncul dalam list kali ini. Begitu juga dengan munculnya beberapa nama yang mungkin tidak pernah disebut-sebut dalam berita mainstream sebelumnya. Ya, pemain yang underachiever , mereka berkontribusi besar untuk tim, namun seringkali tidak mendapat pengakuan atas pencapaian mereka. 
Penasaran dengan daftar top 200 pemain terbaik Piala Dunia sepanjang masa ini ini ? . Daftar akan diupdate setiap hari hingga dimulainya Piala Dunia 2014. Mari kita ikuti :) 

188. Thomas Brolin (Swedia, 1990 – 1994). 
Striker Swedia di Piala Dunia 1990 dan 1994. Thomas Brolin lahir pada 29 November 1969 di Hudiksvall, Swedia. Ia dapat bermain sebagai Striker, Gelandang Serang atau Second Striker. Karir cemerlang Thomas Brolin akhirnya harus berakhir cepat di usia 29 tahun karena cedera serius yang Ia alami dan masalah pribadi yang dialaminya. Thomas Brolin terpilih sebagai pemain terbaik Swedia tahun 1990 dan 1994.  

Pada awal karirnya, Brolin dianggap sebagai salah satu talenta terbaik yang pernah dimiliki Swedia. Ia mencetak satu gol ke gawang Brazil di Piala Dunia 1990. Setelah Piala Dunia 1990, Ia dibeli oleh klub Italia, AC Parma. Di Parma, karir Brolin meroket. Parma menjuarai Coppa Italia 1992, Piala Winner 1993, Piala Super Eropa 1993 dan Piala UEFA 1995. Karir Brolin selama di AC Parma (1990-1995) adalah masa terbaik permainan Thomas Brolin. Karirnya mulai menurun sejak pindah ke Leeds United pada 7 November 1995. Penurunan performa ini diklaim Brolin disebabkan karena Howard Wilkinson, pelatih Leeds United ketika itu, memainkan Brolin sebagai pemain sayap kanan, tidak pada posisi favoritnya sebagai Second Striker atau Playmaker selama bermain di Leeds United. Kemunduran performa Thomas Brolin juga disebabkan karena masalah Overweight berat badan berlebih yang dialaminya. Cedera patah kaki yang dialaminya tahun 1994 juga ikut mempengaruhi penurunan permainan Thomas Brolin. Pada tahun 2007, ia terpilih sebagai peringkat keempat dalam daftar pemain terburuk yang pernah bermain di Liga Inggris (Premier League) versi Times.
Thomas Brolin di Piala Dunia 1994
Thomas Brolin memulai debut tahun 1990 dan mengakhiri karir timnas di tahun 1995. Selama 5 tahun, Ia bermain 47 kali dan mencetak 27 gol untuk timnas Swedia. Ia berhasil membawa Swedia menjadi semifinalis Piala Eropa 1992 dan Juara ketiga Piala Dunia 1994. Ia juga bermain di Piala Dunia 1990. 
Thomas Brolin
Thomas Brolin bermain 10 kali di Piala Dunia, 3 kali di tahun 1990 dan 7 kali di tahun 1994. Ia mencetak total 4 gol, 1 gol tahun 1990 dan 3 gol di tahun 1994. Thomas Brolin bersama Kennet Andersson dan Martin Dahlin berhasil membawa Swedia mencapai babak semifinal Piala Dunia 1994. Seperti halnya Piala Dunia tahun 1958, Swedia kembali dikalahkan oleh Brazil, kali ini dengan skor 0-1. Pada pertandingan perebutan juara ketiga, Swedia mengalahkan Bulgaria 4-0. Pencapaian terbaik Swedia sejak menjadi Runner Up pada tahun 1958. Pada Piala Dunia 1994, Thomas Brolin terpilih sebagai salah satu anggota “Team of the Tournament” tim terbaik Piala Dunia 1994.
Thomas Brolin, Pemain Bintang Swedia di Piala Dunia 1994
Thomas Brolin pensiun sebagai pemain sepakbola pada 12 Agustus 1998 pada usia masih cukup muda, 29 tahun. Karir Thomas Brolin meroket dengan cepat pada usia belia di awal tahun 1990-an, namun harus mengakhiri karirnya dengan cepat juga karena berbagai masalah yang dihadapinya.  

Lihat Juga :